BMKG : Waspada Hujan Sedang Hingga Lebat – Ambon Ekspres
Berita Utama

BMKG : Waspada Hujan Sedang Hingga Lebat

AMEKS ONLINE, AMBON.—Stasiun Meteorologi Kelas II Pattimura Ambon kembali merilis pantauan cuaca tiga harian untuk Pulau Ambon. Cuaca untuk Pulau Ambon berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Bahkan peringatan dini telah dikeluarkan, agar masyarakat waspada terhadap hujan yang disertai angin kencang.

Intensitas hujan untuk Pulau Ambon, diketahui naik. Dimana beberapa hari yang lalu, kondisi hujan untuk Pulau Ambon masih berada pada intensitas ringan sampai sedang. Kondisi ini juga terjadi di beberapa pulau lainnya di Maluku. Namun sejak Kamis malam (8/3) kemarin, kondisi cuaca mulai berubah.

Hujan lebat kemudian melanda Pulau Ambon disertai angin kencang. Kondisi ini nampaknya bertahan hingga Jumat sore kemarin.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) lewat Stasiun Meterologi, mulai merilis pantauan cuaca untuk pulau Ambon. Yang diprediksikan akan bertahan hingga Senin 12 Maret 2018, pekan depan.
“Angin pada lapisan 850 mb, di wilayah Maluku merupakan angin baratan. Terdapat pumpunan angin di wilayah Maluku Tengah hingga Maluku Tenggara.

Ini mengindikasikan adanya pembentukan dan pertumbuhan awan-awan konvektif atau awan hujan secara aktif sekitar wilayah tersebut,” ungkap Kasie Observasi dan Informasi, Stasiun Meterologi Pattimura Ambon, Ashar kepada Ambon Ekspres, Jumat (9/3).

Diakuinya, kelembaban udara lapisan atas 850 mb dan 700 mb menunjukkan keadaan yang cukup basah dengan kisaran nilai antara 70 sampai 90 persen. Ini menandakan ketersediaan uap air dalam proses pembentukan awan hujan.
“Jadi cuaca Pulau Ambon, berawan hingga hujan sedang. Angin bertiup dari Selatan sampai Utara dengan kecepatan 10 sampai 30 kilometer perjam. Sementara suhu, 24 sampai 33 derajat celsius. Dengan kelembaban 67 sampai 98 persen. Kemudian gelombang, mencapai 0,1 sampai 1,25 meter. Sehingga untuk peringatan dini, waspada hujan sedang hingge labat disertai angin kencang,” terang Ashar.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi I DPRD Ambon, Rovik Akbar Afifudin mengatakan, masyarakat harus tetap waspada terhadap bencana banjir maupun longsor, jika memang curah hujan semakin lebat. Namun dirinya menghimbau agar masyarakat yang tinggal di bentaran sungai maupun lereng bukit untuk tetap menjaga lingkungan masing-masing. Dengan tidak membuang sampah secara sembarangan. Bahkan perlu dilakukan kerja bakti untuk membersihkan lingkungan masing-masing.

Menurutnya, Maluku dalam waktu dekat akan memasuki musim penghujan atau dikenal dengan musim timur. Sehingga masyarakat harus tetap waspada terhadap cuaca yang terkadang tidak dapat diprediksi dengan baik.
“Kita harus waspada terhadap hujan lebat. Dan yang tinggal di lereng bukit atau bantaran sungai juga harus waspada terhadap banjir maupun longsor. Mari kita menjaga lingkungan masing-masing dan tidak membuang sampah secara sembarangan,” imbau politisi asal PPP ini. (ISL)

Most Popular

To Top