Janji Baru, Kajati Baru – Ambon Ekspres
Hukum

Janji Baru, Kajati Baru

AMEKS ONLINE, AMBON.—Sehari setelah dilantik menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku, Triyono Haryanto berjanji tidak akan menunggak semua perkara atau zero perkara yang ditangani anak buahnya. Kasus yang dinilai menarik, adalah dugaan korupsi dalam transaksi reverse Repo.
“Kejagung RI menginginkan zero-zero perkara.

Sepanjang perkara itu dapat dibuktikan, sepanjang perkara itu dapat dilimpahkan ke pengadilan akan kita tindak lanjuti. Itu akan jadi prioritas kami,” tegas Triyono, kemarin.

Kejati Maluku dengan basic hukumnya, akan bertindak profesional dalam menjalankan tugas dan memberi kepastian hukum dalam setiap kasus. “Saya masih baru, baru tiga hari saya masuk kantor. Tentunya belum bisa saya berkomentar, karena nanti saya pelajari dulu sejumlah kasus-kasus yang ada,” ucap dia.

Menyinggung soal sejumlah kasus tunggakan yang ditinggalkan Manumpak Pane, Triyono mengaku akan tetap diprioritaskan. “Ya, ada sejumlah kasus menarik, salah satunya itu Repo. Menurut saya itu menarik. Namun, lagi-lagi saya belum bisa mengeluarkan pernyataan apapun, karena saya baru tau dari media massa,” jelas dia.

Triyono Haryanto resmi menduduki kursi pimpinan Kejati Maluku, menggantikan Manumpak Pane yang telah dimutasikan sebagai Direktur Perdata dan Tata Usaha Negara Kejagung berdasarkan SK Jaksa Agung Nomor : KEP-030/A/JA/02/2018 tanggal 5 Februari 2018.

Triyono sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejagung RI. Tugas Triyono kini menjadi berat. Karena, ada perkara yang merugikan negara sebesar Rp 238,5 miliar yang ditinggalkan Manumpak Pane.

Selain Repo, dua kasus besar yakni, kasus korupsi Water Front City (WFC) Kota Namlea, Kabupaten Buru tahun 2015-2016 senilai Rp 4,9 miliar dan kasus terminal transit Passo dengan tersangka, Asisten I Sekertaris Kota Ambon Angganoto Ura, Jhon Lucky Metubun selaku konsultan pengawas dan Amir Gaus Latuconsina yang saat ini sudah dalam tahap penyidikan. (NEL)

Most Popular

To Top