Terpidana Kabur, Salah Siapa – Ambon Ekspres
Hukum

Terpidana Kabur, Salah Siapa

Ilustrasi Terpinda/Net

AMEKS ONLINE, AMBON- Tiga hakim yang mengadili kasus penyebaran foto bugil menolak disalahkan setelah terpidana Benedictus Sorluri kabur. Mereka mengaku telah mengajukan perpanjangan masa penahanan ke pengadilan tinggi Maluku.

Benedictus divonis bersalah dalam kasus pornografi. Setelah menjalani hukuman badan sebelum putusan majelis hakim, masa penahanannya selesai. Terdakwa akhirnya bebas, karena tidak dilanjutkan masa penahanan. Kini dia kabur.

Tiga hakim, Esau Yarisetou, Jenny Tulak dan Ronny Felix Wuisan yang mengadili kasus ini diperiksa Pengadilan Tinggi (PT) Ambon. “Meraka hadir untuk menjelaskan kelalaian saat bertugas,” terang Humas PN Ambon, Herri Setyabudi kepada Ambon Ekspres di ruang kerjanya, Senin (193).

Kata Herri, Pengadilan Negeri (PN) Ambon lewat hakim yang mengadili perkara tersebut, sudah mengajukan permohonan perpanjangan penahanan sejak Januari 2018 ke Pengadilan Tinggi (PT) Ambon sebelum terdakwa divonis empat tahun penjara. Karena sesuai SOP PN Ambon, sepuluh hari sebelum masa penahanan habis, perkara tersebut sudah harus diputus.

Herri enggan berkomentar soal pihak mana yang salah. Kata dia, PN lewat hakim yang mengadili perkara tersebut, sudah mengeluarkan surat perpanjangan penahanan terpidana yang disampaikan ke kepala PN dan di teruskan ke PT. Anehnya surat permohonan perpanjangan penahanan terpidana tidak keluar.

Sebelumnya, terpidana kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta Undang-Undang Pornografi, Benedictus Sorluri, warga Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) ini, pada saat sidang putusan yang digelar pada 1 Maret 2018 lalu, sudah tidak hadir di persidangan. Dia lebih dulu melarikan diri untuk menghindari hukuman penjara. Alhasil, Dia masuk DPO Kejati. “Tim eksekusi Kejati langsung menetapkan yang bersangkutan sebagai DPO kejaksaan,”ungkap JPU Ester Wattimury kepada koran ini, di Pengadilan Negeri Ambon, Jumat (9/3).

Dalam sidang putusan, majelis hakim PN Ambon yang diketuai Esau Yarisetou didampingi dua hakim anggota Jenny Tulak dan Ronny Felix Wuisan menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada Benedictus Sorluri selama empat tahun dan dibebankan membayar denda sebesar Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan. karena Dia terbukti bersalah melanggar UU ITE dan UU Pornografi dengan menyebarkan foto bugil pacarnya di media sosial. (M1)

Most Popular

To Top