Pengidap HIV Tertangkap Narkoba – Ambon Ekspres
Berita Utama

Pengidap HIV Tertangkap Narkoba

AMEKS ONLINE, AMBON.—Aparat kepolisian dari Ditresnarkoba Polda Maluku menciduk seorang pengguna narkoba jenis sabu-sabu. Namun saat dilakukan pemeriksaan, pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu mengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Pelaku diketahui berinisial IK alias Ikram. Dia ditangkap polisi karena memiliki sabu-sabu.
Pria yang diketahui berasal dari Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru itu ditangkap di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M Roem Ohoirat yang dikonfirmasi Ambon Ekspres membenarkan kejadian itu. Menurut dia, kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

Dikatakan, pelaku ditangkap pada Minggu (18/3) di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon. ‘’IK ini tertangkap tangan saat menerima 1 paket berbentuk bulat yang di dalamnya terdapat 2 paket markotika golongan I bukan tanaman,” ungkap Ohoirat, Kamis (22/3).

Dia memastikan, setelah ditangkap, tersangka diamankan di kantor Ditresnarkoba untuk proses lebih lanjut. Hanya saja, dari hasil penyidikan, diketahui yang bersangkutan terindikasi mengidap penyakit HIV. “Hasil pemeriksan, dari pengakuan tersangka (Ikram), bahwa dia sudah diagnosa terinfeksi HIV selama 6 bulan,” kata Ohoirat.

Pengakuan itu, kata Ohoirat, dibuktikan dengan keterangan resmi dari RSUD dr M Haulussy Ambon Nomor: 445/325/III/2018, tertangal 12 Maret 2018.

Walaupun tersangka mengidap penyakit yang menjadi cikal bakal penyakit Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS), kata Ohoirat, proses hukum tetap jalan. ‘’Ikram akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku terkait kepemilikan barang haram tersebut. Surat perintah penahanan juga sudah dikeluarkan,’’ jelas Ohoirat.

Dirinya menambahkan, karena mengidap penyakit berbahaya, sesuai permohonan dari orang tua dan keluarga maka tersangka kini dirawat di RSUD dr M Haulussy. ‘’Pertimbangan penyakit yang diderita tersangka dan permohonan pihak keluarga untuk pengobatan maka kemudian dilakukan pembantaran ke RSUD,” demikian Ohoirat. (ERM)

Most Popular

To Top