Miras Picu Aksi Baku Lempar – Ambon Ekspres
Berita Utama

Miras Picu Aksi Baku Lempar

SAHDAN FABANYO/AMEKS BENTROK : Anggota TNI/Polri mengamankan lokasi bentrok antar kelompok pemuda, Selasa (27/3).

AMEKS ONLINE, AMBON.–Dua kelompok warga di kawasan Pohon Puleh, Jalan Dr Soetomo, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon terlibat aksi baku lempar, kemarin. Dua kelompok pemuda saling serang menggunakan batu.

Polisi bertindak cepat. Dua pemuda yang menjadi otak dibalik kekecauan itu langsung diamankan.
Aksi baku lempar ini terjadi sekira pukul 18.30 WIT. Informasi dari kepolisian menyebutkan, kejadian tersebut berawal dari aksi saling ejek diantara pemuda dari dua kelompok itu. Saling ejek ini kemudian berlanjut ke aksi saling lempar batu.

Aksi tidak berlangsung lama. Warga yang menyaksikan kejadian itu langsung melapor ke polisi. Mendapat laporan, anggota PRC Polres Ambon dan Polsek Sirimau, anggota Kodim 1504/ Ambon, Pos 732 RK/Banau langsung mengamankan lokasi kejadian. Petugas juga sempat mengeluarkan tembakan gas air mata guna membubarkan masa.

Aksi dua kelompok pemuda ini sempat melumpukan arus lalulintas dilokasi tersebut. Akibat kejadian itu, seorang pemuda bernama Ridwan mengalami luka robek hingga enam jahitan pada pelipis kiri akibat hantaman batu. Korban mendapat perawatan medis di RS Alfatah Ambon.

Kapolres Ambon AKBP Sutrisno Hady Santoso memastikan, ribut-ribut antara dua kelompok pemudah itu dilatari miras. ”Kericuhan yang terjadi karena ada salah satu pemuda yang mabuk, kemudian mencegat beberapa angkot. Aksi ini sempat ditegur dan tidak terima, terjadi konsentrasi massa. Alhamdulillah, kejadian ini dapat kita antisipasi, situasi aman terkendali,” kata Sutrisno, kemarin.

Dia memastikan, dua pelaku pemicu bentrokan sudah diamankan guna mintai keterangan. ”Ada dua orang pemuda yang kita amankan, sementara sudah di Polres Ambon. Kejadian dipicu miras,” akui dia.

Kapolsek Sirimau AKP Wilhemus Minanlarat mengingatkan agar kejadian ini tidak digiring dengan membawa isu SARA dan lainnya. ”Kejadian ini hanya segelintir pemuda saja. Tidak ada kaitanya dengan SARA. Kami berharap masyarakat tetap tenang. Kita akan tetap menjaga situasi yang kondusif. Apalagi ini sudah menjelang Paskah bagi saudara-saudara Kristiani. Kita berharap, jangan sampai kejadian salah persepsi kemudian di giring ke hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” pungkas Minanlarat. (ERM)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top