Janji Usut Kasus Penganiayaan di SBB – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Janji Usut Kasus Penganiayaan di SBB

Ilustrasi Pemukulan/Net

AMEKS ONLINE, SBB.—Meskipun terlapornya anggota polisi, namun pihak Polres Seram Bagian Barat (SBB) tetap maksimal dalam menuntaskan dugaan penganiayaan warga Negeri Kaibobu, Selfianus Seipatirattu (52). Dia menjadi korban penganiayaan dari oknum Polres SBB berinisial VW alias Victor.

Kapolres SBB, AKBP Agus Setiawan saat menghubungi koran ini mengaku telah menerima laporan pengaduan korban. Dia berjanji akan tetap bersikap profesional untuk menuntaskan kasus tersebut. “Jelas diketahui bahwa laporan sudah saya lihat dan sementara dalam tahap proses pemeriksaan saksi-saksi. Terlapor sudah kita periksa sehingga tidak ada kata tak tuntas dalam menangani laporan masyarakat termasuk laporan aniaya yang diajukan korban,’’ jelas Setiawan.

Dikatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, belum diketahui benar, apakah terlapor yang juga berbaju coklat ini adalah pelaku dalam aksi tak bermoral tersebut. Namun, pihaknya tetap berupaya maksimal untuk menuntaskanya. “Panggilan kepada saksi-saksi sudah dilakukan, dan agendanya di hari Selasa (besok) akan dilakukan pemeriksaan. Kita belum tau apakah dia (VW) yang lakukan ataukah tidak. Namun dipastikan kasus ini akan kita tuntaskan. Jadi bersabar dan serahkan kepada kami untuk menuntaskannya,” kata Setiawan.

Menurut dia, jika terbukti VW melakukan aksi penganiayaan itu maka pihaknya akan tindak secara tegas sesuai aturan yang berlaku. Termasuk aturan kedisiplinan secara institusi. “Akan kita lakukan. Untuk smeentara masih dalam tahap penyeledikan, jadi belum tau apa benar dia yang melakukan ataukah tidak,” ujar dia.

Aksi kekerasan ini bermula saat korban melintasi Desa Waisarissa, Kecamtan Kairatu, Kabupaten SBB menuju rumahnya yang beralamat di Negeri Kaibobu. Korban dihadang VW dengan rekannya bernama Stewart Titaley.

Tanpa bertanya, korban langsung dianiaya. Awalnya oleh oknum polisi tersebut, hingga korban masuk ke dalam got. “Rekannya bernama Stewart Titaley juga ikut ambil bagian untuk aniaya korban. Saat itu, Stewart menggunakan linggis untuk memukul korban tapi tidak sempat, karena sudah dihadang orang sekitar. Hingga saat ini, kami juga tidak tau apa penyebab penganiyaan oleh anggota polisi tersebut,” terang istri korban, Ema Seipatirattu.

Menurutnya, tindakan VW selaku anggota polisi sangatlah mencederai citra Polri. “Kami hanya tuntut keadilan. Kami harapkan proses hukum atas oknum polisi ini segera dituntaskan,” tegas dia. (NEL)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top