Oknum TNI Tikam Warga Waai – Ambon Ekspres
Kriminal

Oknum TNI Tikam Warga Waai

Ilustrasi Pisau/Net

AMEKS ONLINE, AMBON.—Aksi kriminal yang dilatari minuman keras (miras) kembali terjadi. Kali ini justru melibatkan oknum TNI AD berinisial Pratu ML.

Prajurit ini menikam Delkrys Bakarbessy, warga Desa Waai, Kecamata Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng). Delkrys nyaris tewas setelah pisau belati milik pelaku menancap di kepalanya.
Pratu ML merupakan anggota TNI-AD dari Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 515/Ugra Tapa Yudha Kostrad.

Dia ditugaskan pada Pos Satgas di Desa Waai.
Informasi yang dihimpun Ambon Ekspres dari pihak kepolisian menyebutkan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (1/5) sekira pukul 03.05 WIT. Pelaku dan korban diduga sudah dibawah pengaruh miras. Setelah menikam korban, pelaku juga menjadi korban amukan massa.

Kapendam XVI/Pattimura Kolonel Arm Sarkistansi Sihaloho menandaskan, kasus ini sudah dalam penanganan. Menurutnya, kejadian berdarah ini berawal pada Senin (30/4) sekitar pukul 22.55 WIT, anggota Babinsa Koramil Salahutu/04 Serda Jeheskel Pical menyampaikan kepada Danpos Waai, Satgas Yonif 515/UTY bahwa di Desa Waai ada pesta. Dia minta ke Danpos sebanyak 2 orang anggota untuk membantu pengamanan. Pratu ML dan Praka Kadek kemudian berangkat menuju tempat acara pesta.

Di lokasi acara, mereka mengkonsumsi miras tradisional jenis sopi. Setelah acara joget selesai, sekira pukul 03.00 WIT, Praka Kadek dan Pratu ML kembali ke pos dengan menggunakan sepeda motor. “Namun dalam perjalanan pulang dipertigaan jalan mereka menemukan ada masyarakat yang masih ramai berkumpul usai menghadiri pesta sehingga mereka sempat menghimbau untuk segera membubarkan diri,” tandas Sihaloho.

Namun, teguran itu tidak diterima dan berbuntut cekcok mulut dan terjadi keributan dengan Pratu ML. “Ada warga yang memegang batu mengejar Pratu ML. Pratu ML melakukan pembelaan dengan mencabut sangkur dan menikam salah satu warga yang diketahui bernama Dekris Bakarbessy,” terangnya.

Selain menikam korban, lanjut Sihaloho, Pratu ML juga dihajar dengan batu. Akibatnya, dia pingsan dan tidak sadarkan diri. ‘’Praka Kadek melihat kejadian itu kemudian meminta bantuan masyarakat setempat dan melaporkan kejadian itu ke komandan pos, Serma Hariyono,” tandasnya.

Setelah mendapat laporan, sekira pukul 04.00 WIT, Danpos Serma Hariyono bersama 5 orang personilnya langsung mendatangi lokasi kejadian untuk menenangkan warga dan mengevakuasi korban Dekris Bakarbesy, Pratu ML ke rumah sakit.

Saat ini, kata dia, Pratu ML sedang dirawat di ICU RST Dr Latumeten. Sedangkan, Dekris Bakarbessy dibawa ke RSUD dr M Haulussy. “Saat ini sudah selesai dioperasi. Kondisi kritis lewat, dan sudah dilaksanakan transfusi darah oleh anggota Kodam sebanyak 6 kantong. Dan tadi, sekitar jam 13.00 WIT, korban dipindahkan dari ruang operasi ke ruang ICCU,” tandas dia.

Sihaloho menandaskan, insiden berdarah tersebut kini dalam penanganan Pomdam XVI/Pattimura. “Permasalahan ini sudah ditangani Pomdam. Untuk proses hukum lebih lanjut, sementara dalam tahap penyidikan terhadap saksi-saksi. Untuk pelaku akan ditindaklanjuti setelah kondisi yang bersangkutan membaik,’’ beber dia.

Dia juga memastikan, setelah kejadian ini langsung dilaksanakan pergantian personil Pos Satgas Yonif R 515/UTY di Pos Waai dengan personil Satgas Yonif 732/Banau. (ERM)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top