SANTUN Janjikan ‘Tol Laut’ Maluku – Ambon Ekspres
Politik

SANTUN Janjikan ‘Tol Laut’ Maluku

AMEKS ONLINE, LANGGUR.—Tahapan kampanye akbar atau rapat umum pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku periode 2018-2023, Said Assagaf dan Anderias Rentanubun mulai berlangsung. Pasangan ini memulai kampanye akbar, dari zona Maluku Tenggara dan Kota Tual.

Dihadapan masa pendukungnya, di Stadion Maren Langgur, Jumat (4/5), pasangan dengan akronim SANTUN ini, menjanjikan pembangunan jalur “Tol Laut” di Maluku.
Cawagub Maluku, Anderias Rentanubun mengungkapkan, dalam prioritas pembangunan 5 tahun kedepan dibawah kepemimpinan dirinya bersama Said Assagaf, akan menghubungkan konektifitas antar pulau dan antar desa. “Suatu daerah apabila terisoliasi maka sudah tentu disana ada kemiskinan, kebodohan dan gangguan keamanan. Karena itu program prioritas kami kedepan yakni konektifitas antar kabupaten/kota,” ungkap Rentanubun dalam orasi politiknya.

Menurut Rentanubun, konektifitas ini akan terhubung melalui program ‘Tol Laut’ Maluku. “Harus ada tol laut untuk menghubungkan wilayah-wilayah potensial di Maluku supaya potensi sumber daya alam dapat diekspor ke daerah luar. Kami akan mewujudkan hal ini. Kami berpengalaman dan teruji. Ahlinya hanya ada di pasangan SANTUN. Saya memiliki pengalaman sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Malra, Kepala Bappeda Kepulauan Aru dan Bupati Maluku Tenggara dua periode,” tandasnya.

Bupati Malra non aktif ini, menegaskan, lima tahun kedepan merupakan tahapan pemantapan dan percepatan pembangunan Maluku. Karena itu, sosok cagub Maluku Said Assagaff memerlukan pendamping yang punya pengalaman dalam pemerintahan dan pembangunan. “Maluku butuh orang berpengalaman dan teruji. Maluku membutuhkan orang berintegritas dan Maluku butuh pemimpin yang dekat dengan rakyat dan bekerja dengan hati,” tegasnya.

Khusus di Maluku Tenggara dan Kota Tual, Rentanubun mengungkapkan, sejumlah keberhasilan pembangunan diantaranya, jembatan fair yang menghubungkan Kota Tual dan wilayah administrasi Kabupaten Malra.

Jembatan yang menghubungkan Ohoi Tetoat dan Dian Pulau, merupakan proyek Provinsi Maluku dipastikan rampung tahun 2019. Hanya saja, masih ada 3 rumah di Dian Pulau yang belum dibangun dan perlu direlokasi.

Tidak saja itu, pembangunan jalan lingkar dan hotmix di wilayah Kei Besar sementara dikerjakan. “Ada yang bilang jalan Kei Besar belum dibangun. Padahal, jalan ini sudah dianggarkan dan pembangunan hotmix,” sebutnya.

Sementara itu, Cagub Maluku, Said Assagaf mengaku, ada 3 sektor penting yang diprioritaskan kedepan yakni kesehatan, pendidikan dan pariwisata. “Tidak boleh ada anak yang tidak pintar, karena itu harus lebih pintar dari bupati atau gubernur. Karena itu, kami mendorong program afirmasi bagi guru sehingga seluruh guru kini bertitel sarjana,” tukasnya.

Untuk kesehatan, masyarakat tidak boleh sakit lagi dan susah ketika harus mendapatkan pelayanan rumah sakit. “Untuk sektor pariwisata dan potensi lainnya, sungguh menjanjikan untuk masa depan Maluku. Namun, perlu diingat agar masyarakat selalu menjaga keamanan. Orang mau berinvetasi di daerah kita tapi bila daerah kerap tidak aman akan menganggu rencana investasi. Mari katong jaga keamanan sehingga menciptakan suasana aman dan nyaman,” ajaknya. (SAT)

Most Popular

To Top