Kejati Diduga Intervensi Kasus PU Maluku – Ambon Ekspres
Hukum

Kejati Diduga Intervensi Kasus PU Maluku

Ilustrasi Aspal Jalan/Net

AMEKS ONLINE, AMBON.— Kejaksaan Tinggi Maluku diduga melakukan intervensi untuk menutupi kasus proyek jalan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat tahun 2016. Kasus ini awalnya ditangani Kejaksaan Negeri MTB. Empat orang bahkan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Anehnya, Kejati membantah menangani kasus tersebut.

royek jalan ini milik Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku. Dikerjakan tahun 2016, namun amburadul. Ada dugaan korupsi dalam pengerjaannya. Berapa besar anggaran untuk proyek ini, dan siapa yang mengerjakannya, kejaksaan masih tertutup. “Tidak ada kasus itu,” bantah Kasi Penkum Kejati Maluku, Sammy Sapulette.

Informasi yang diperoleh Ambon Ekspres, menyebutkan ada intervensi kuat dari Kejati Maluku ke Kajari MTB. Intervensi ini, membuat sejumlah jaksa di Kejari MTB kecewa. Selama ini, dalam pengungkapan kasus, mereka terbilang cukup baik. Banyak kasus yang berhasil diungkap.
“Ya, kasus ini memang di tangani oleh Penyidik Kejari MTB. Mandeknya ini, tidak bisa disalahkan mereka di sana (Kejari MTB). Karena, intervensi kuat dari internal Kejati. Ini yang membuat mereka dilema,” kata sumber koran ini dilingkup Kejati Maluku, kemarin.

Menurutnya, terhadap kasus ini, baik di Bidang Intel hingga di Bidang Pidsus Kejati Maluku sudah mengetahui semuanya. Korbannya itu ada pada kejari setempat. “Tersangkanya sudah ada sejak dua bulan lalu. Ada empat orang, salah satunya SW,” terang sumber.

Ketika di konfirmasi koran ini ke Kejari MTB, melalui Kasipidsus Kejari MTB, Denny Syaputra mengaku tidak menangani kasus itu. Kasus proyek jalan itu ditangani oleh Kejati Maluku. “Yang namanya perkara provinsi ditangani oleh Kejati,” singkat Denny melalui sambungan selulernya.

Sementara, salah satu sumber koran ini yang juga penyidik di Pidsus Kejari MTB, enggan membukanya, namun nadanya itu meyakinkan kalau Kejari MTB yang menangani kasus jalan tersebut. “Katong urai pelan-pelan benang kusutnya. Jang sampe, katong dibawah ini tiba-tiba jadi korban,” kata sumber itu.
Menyinggung soal empat tersangka dalam proyek jalan yang dibiayai APBN itu, sumber tak lagi menjawab. Dia memilih diam. (NEL)

Most Popular

To Top