Pertamina Pasarkan Pertamax di Namlea

by

Ambon, ameksOnline.- Produk Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax mulai di pasarkan  di Kota Namlea, Kabupaten Buru. Langkah ini dilakukan untuk  memenuhi kebutuhan masyarakat setempat yang kian tinggi .

General Manager Marketing Operation Region (MOR) VIII PT Pertamina (Persero) Maluku – Papua, Gema Iriandus Pahalawan mengatakan masyarakat Kabupaten Buru, Kota Namlea kini dapat menikmati  keunggulan Pertamax.

Pertamax, kata dia, dapat  meningkatkan perfoma kendaraan serta mesin lebih dingin dan awet, irit bahan bakar (efisiensi) dan ramah lingkungan. Dalam jangka panjang akan memberikan dampak positif terhadap lingkungan, mendorong kondisi udara yang lebih sehat.

“Peluncuran Pertamax ini merupakan kabar gembira untuk masyarakat Namle, karena sekarang bisa merasakan bahan bakar dengan RON 92 untuk kendaraan mereka.  Sehingga  dapat membuat mobil masyarakat menjadi lebih awet dan tahan lama karena Pertamax merupakan bahan bakar dengan kualitas pilihan, serta lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar dengan RON dibawah 92,” tutur Gema.

Ia berharap dengan hadirnya Pertamax, akan mendorong masyarakat di daerah ini, untuk menggunakan bahan bakar yang berkualitas.

Stok Pertamax untuk Kota Namlea bersumber dari TBBM Namlea dengan kapasitas 500 KL. Dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan Pertamax masyarakat Namlea.

“Kami upayakan agar stok tetap terjaga serta bersama pemerintah daerah, akan diupayakan juga agar setiap kecamatan ada SPBU mini ataupun kompak untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat akan BBM tersebut,” terangnya.

Pertamina juga berencana menambah produk Pertamax di 1 SPBU Kompak Maluku Tengah, 1 SPBU Kompak di Kabupaten Pulau Buru dan 1 di Kabupaten Kepulauan Aru.

“Untuk konsumi harian, penyaluran Pertamax di SPBU 84.97502 Kota Namlea diperkirakan mencapai 3 kiloliter (KL) per hari, SPBU 84.97504 Maluku Tengah 1.500 liter/hari dan SPBU 84.97601 500 liter/hari,” sebutnya.

Bupati Buru, Ramly Umasugi mengatakan, penjualan produk BBM jenis Pertamax ini sangat mendorong seluruh kegiatan pembangunan di berbagai sektor di daerah ini.

“Ketersediaan BBM sangat berpengaruh terhadap kemajuan daerah ini. Oleh sebab itu, kami juga meminta agar disetiap kecamatan bisa ada SPBU mini atau kompak untuk mempermudah aktivitas masyarakat serta dapat mempercepat roda perekonomian di wilayah ini,” harapnya. (IWU)