Fahri Bachmid, Pendekar Hukum Jokowi – Amin di MK

by

Fahri Bachmid, nama yang mulai tinggal dibenak masyarakat Maluku, juga Indonesia. Doktor hukum jebolan Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Sulawesi Selatan dengan IPK hampir sempurna ini, menjadi satu dari sedikit tim hukum pasangan Joko Widodo-Ma’aruf Amien.

Ambon, ameksOnline.- Joko Widodo-Ma’aruf Amien hari ini ditetapkan sebagai pasangan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia untuk lima tahun kedepan. Keduanya akan dilantik MPR. Proses ini kembali berjalan, setelah MK menolak semua dalil hukum tim pasangan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Kemenangan pasangan Jokowi-Amien tak lepas dari kuatnya argument hukum tim yang dikomandai Yusril Ihza Mahendra. Fachri masuk dalam tim Yusril. Dia beberapa kali ditunjuk menjadi juru bicara tim untuk menjawab pertanyaan media. Pemahaman hukum ketatanegaraan yang kuat, mengantarnya masuk dalam tim itu.

 

Saban harinya Fachri beracara di Pengadilan Negeri Ambon. Dia pengalaman menangani kasus pidana, juga kasus pilkada. Soal terstruktur sistematis dan massif menjadi makan hari-harinya.

 

Lelaki kelahiran Desa Waimangit, Kabupaten Buru, Maluku 29 Agustus 1977 itu, kini ramai dibincang khalayak. Di media sosial, banyak orang ramai mendiskusikan sosok tampan, berparas Arab ini. Banyak orang memujinya, meski tak sedikit juga mencibir.

 

Kemunculannya di tvOne dalam acara diskusi terkait sidang di MK, memantik keingintahuan banyak warga di Maluku mengenalnya lebih dalam. Dari situ sosok ini menjadi viral. Jadi perbincangan. Kemudian melahirkan kebanggaan masyarakat Maluku.

 

Pria yang berkantor di Law Firm Dr. Fahri Bachmid, S.H.,M.H. & Associates ini, memiliki kualitas yang mumpuni dalam ilmu hukum. Dia selesai dari strata Doktoral bidang hukum dengan kosentrasi hukum tata negara pada awal 2019. Sosok inilah yang selalu mendampingi Yusril.

 

Bagi suami dari Syamsila Mona Rumata ini, Mahkamah konstitusi (MK) RI sebagai “special law court” telah membuktikan sebagai salah satu lembaga peradilan yang modern. Penjaga konstitusi (the guardian of the contitution), juga penjaga demokrasi (the guardian of the democrasy), dalam menyelesaikan sengketa Pilpres 2019.

 

Proses sidang, kata dia, berlangsung sangat transparan, akuntabel, imparsial serta independen. Semua yang berperkara diperlakukan seimbang dan proporsional “equal”.

 

“Menolak seluruh dalil-dalil Pemohon Prabowo – Sandiaga oleh MK  didasarkan pada alat bukti serta fakta-fakta persidangan. Putusan tersebut sangat konstitusional serta mempunyai derajat legitimasi yang cukup tinggi, baik secara yuridis maupun politis,” kata dia.

 

Atas keputusan itu, kata dia, semua pihak yang berperkara wajib tunduk. Kemudian menaatinya sebagai wujud penghormatan atas prinsip supremasi konstitusi.  Dalam wadah negara hukum Indonesia.

 

Ayah dari Fahna Adza Farizah Bachmid, Nadra Feyza Thafana Bachmid, dan Farras Al-Farizi Bachmid, mengaku merasa terhormat. Merasa bangga, kemudian berterima kasus atas kepercayaan Presiden Joko Widodo masuk dalam tim hukum untuk bertarung dalil hukum di pengadilan MK.

 

“Memang semua ini didapat dengan cara bekerja dan belajar secara keras dan sungguh-sungguh. Sehingga semua kepercayaan yang diberikan oleh Presiden RI dapat kita selesaikan secara profesional dan penuh integritas sebagai seorang Ilmuan Hukum dan Lawyer Profesional,” tutup Fahri Bachmid dari Jakarta.

 

Fachri kini telah mencatat sejarah bagi dirinya, daerah ini, dan Indonesia, dalam titik kritis proses berdemokrasi, proses menata demokrasi, dan pelajaran hukum. Pasalnya pilpres dengan goncangan stabilitas politik yang begitu kuat, bisa diselesaikan dengan baik dan aman. Dan Fachri Bachmid, putra Maluku, menjadi bagian dari sejarah itu.

 

RIWAYAT PENDIDIKAN

 

1.SD Al-Hilal Waimangit, Kab. Buru, Prov. MalukuTahun 1990

2.SMP Negeri 1 Kecamatan Air Buaya, Kab. Buru, Prov. Maluku Tahun 1993

3.SMU Negeri 2 Namlea, Kab. Buru, Prov. Maluku Tahun 1997

4.S1 Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia Makassar Tahun 2004

5.S2 Program Pascasarjana Magister Hukum Konsentrasi Hukum Tata Negara, Universitas Muslim Indonesia Makassar Tahun 2009

6.S3 Program Pascasarjana Doktoral Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Tata Negara Universitas Muslim Indonesia, Makassar Tahun 2019

 

  • Jurnal Ilmiah

 

1.The Rights Of The Constitutional Court’s Decision On The House Of Representatives ‘Representatives About The President’s Prospective And/Or The President’s Vice Representatives According To The State Basic Law Of The Republic Of Indonesia Year 1945, IOSR Journal Of Humanities And Social Science (IOSR-JHSS), Volume 23, Issue 10, Ver. 8 (October 2018) 43 – 61. e-ISSN: 2279-0837, p-ISSN: 2279-0845

 

PENGHARGAAN

 

1.Man of The Year 2018, IHRDP International Foundation

2.Indonesia Top Leadership Achievement Award 2018, (Citra Prestasi Anak Bangsa)

3.Mahasiswa Berprestasi/Lulusan Terbaik Program Studi Doktor Ilmu Hukum, Konsentrasi Hukum Tata Negara pada Wisuda Periode I Tahun 2019 Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia, tanggal 15 Juni 2019, dengan IPK 3,98 dan lama studi 30 bulan 02 hari.