Periksa Kontraktor, KPK Temukan Aliran Dana ke Pilkada

by
Salah searing kontraktor yang selesai menjalani pemeriksaan KPK di kantor BPKP Maluku, siang tadi. -Lutfi Heluth-

Ambon, ameksOnline.- Sejumlah kontraktor sejak pukul 10.00 WIT, sudah mendatangani gedung BPKP Wilayah Maluku di Waihaong, Kota Ambon. Lokasi itu dipakai KPK untuk pemeriksaan terkait dugaan gratifikasi kepada salah satu kepala daerah di Maluku.

Informasi ameksOnline, pemeriksaan juga akan melebar ke aliran dana saat pemilihan kepala daerah di dua daerah. Karena itu, KPK dalam sprindik untuk 15 orang kontraktor memerintah untuk membawa serta buku tabungan baik pribadi maupun buku tabungan perusahaan.

“Jadi bukan gratifikasi saja, penyidik juga memeriksa rekening mereka terkait dugaan aliran dana saat pilkada,” kata sumber ameksOnline di KPK. Di pilkada mana saja, dia menolak membongkarnya. Namun, dari pengembangan kasus ini akan terlihat.

Mereka yang akan menjalani pemeriksaan, diantaranya Tiong, Atong, King Fui, Bing, Yeri Namlea, Aping/Pinga,  Luang, Ateng Thomas. “Pemeriksaan terkait gratifikasi sejak tahun 2011 sampai 2016,” kata  Markus seorang kontraktor yang ikut diperiksa kepada ameksOnline di kantor BPKP Ambon, pagi tadi.

Pemeriksaan, kata dia, sudah berlangsung sejak Rabu pekan lalu. Mereka juga diminta untuk membawah sejumlah dokumen seperti, daftar pemegang saham, laporan keuangan dari 2012 sampai 2016, daftar rekening perusahaan, dokumen kelengkapan dan persyaratan lelang proyek berupa hardfile, maupun softfile, laporan pekerjaan proyek, termasuk mutasi rekening.

Dari sejumlah kontraktor itu, informasi ameksOnline, akan dikejar soal aliran dana untuk pilkada di dua daerah. “Kan kita periksa juga rekening mereka,” ungkap sumber ini. Dia mencontohkan soal Atong yang aliran dananya ke beberapa rekening yang butuh konfirmasi.

Dia juga tak menampik, kalau pemeriksaan terhadap aliran dana tak sebatas 2016, tapi juga akan didalami. “Karena itu, kita menemukan ada aliran dana ke pilkada di dua daerah. Tapi tunggu saja, nanti juga akan terbuka semua,” kata dia.

Tim ini diketuai Ronny Roy. Mereka bekerja atas surat perintah penyidikan dari an pimpinan Deputi Bidang Penindakan u.b. pelaksana tugas Direktur Penyelidikan KPK Aprizal. Pemeriksaan akan dilanjutan besok. Hari Ini expat orang yang diperiksa, diantaranya Atong dan King Fui.(yan)