Tiga Gedung Sekolah Disegel

by
Tiga sekolah di Nania Atas, Kecamatan Baguala, disegel keluarga ibrahim Parera. Penyegelan dilakukan sesak Minggu (30/6). -lutfi heluth-

Ambon, ameksOnline.- Lagi-lagi ratusan siswa dari tiga sekolah menjadi korban, penyegelan gedung sekolah. Ahli waris pemilik lahan menolak bernegosiasi. Tiga sekolah yang disegel adalah, SMP Negeri 16, SD Inpres 55, dan SD Inpres 54.

Tiga gedung ini terletak di Nania Atas, Kecamatan Baguala, Kota Ambon. Penutupan sudah dilakukan sejak tanggal 30 Juni 2019 lalu. Ahli waris keluarga Ibrahim Parera langsung memasang papan dilarang membangunan tepat di depan sekolah itu.

Klaim keluarga Ibrahim Parera didasarkan pada putusan Pengadilan Negeri Ambon nomor 97/PDT.G/2006/PN.AB 22 Maret 2007, putusan PT Maluku Nomor 24/PDT/2007/PT.MAL tanggal 14 Mei 2007, putusan Kasasi Mahkamah Agung RI nomor 1458 K/ PDT/2007/ 20 Juni 2008.

Dasar hukum terakhir yang dimiliki ahli waris Ibrahim Parera, adalah putusan Mahkamah Agung nomor 751 K/PDT/2019/ tanggal 24 April 2019. Saat itu keluarga Ibrahim Parera melawan Elvis Parera. Beruntung penyegelan yang dilakukan bertepatan dengan libur panjang sekolah.

Milan Moniharapon, penjaga sekolah SD Inpres 55 mengatakan, saat dilakukan penyegelan sekolah itu, mereka tidak bisa melakukan perlawanan. Pemilik lahan datang dengan menggunakan peralatan untuk dilakukan penyegelan.

“Saya tidak bisa melakukan perlawanan. Mereka datang dengan peralatan dan langsung melakukan penyegelan,” kata Milan. (upi)