Kader Menanti Sanksi

  • Whatsapp

Meski kalah, namun menurut kader senior PDIP Maluku itu, fungsionaris partai di SBB dan MTB sudah melaksanakan tugas dan tanggung dengan baik. Hanya Ambon, kata dia, yang perlu dievaluasi secara khusus karena menjadi basis PDIP.

Untuk diketahui, Ketua DPD PDIP Maluku Edwin Adrian Huwae diberi tugas sebagai koalisi partai politik sebagai ketua tim pemenangan pasangan Kastanya-Latuconsina. Tapi, Evert tidak menyebut, kader-kader akan dikenai sanksi. “Kalau di SBB, pelaksanaan tugas sudah maksimal. Apa yang tidak dilaksanakan? MTB juga demikian. Kalau kota ini yang jadi persoalan besar. Siapa yang diberi tanggungjawab, dia yang dievaluasi. Tentu akan dikenai sanksi partai yang tegas dan nyata terhadap fungsionaris siapa saja yang kurang melaksanakan tugas secara bertanggung jawab,” paparnya.

Read More

Dia menjelaskan, dalam rakerda nanti, masing-masing Dewan Pimpinan Cabang (DPC) hingga Anak Ranting melaporkan kinerja pilkada. Meski pilkada kabupaten/kota menjadi tanggung DPC sesuai tingkatan, namun evaluasi juga akan dilakukan terhadap pengurus DPD yang diberi tanggung mengawal pilkada.
Menurut dia, tidak ada alasan bagi DPD untuk lolos dari evaluasi. ”Evaluasi ke DPD juga. Sangat tidak tertanggungjawab kalau ada alasan seperti itu. Sebab, harus ada yang bertanggung jawab,” tegas mantan anggota DPRD Maluku itu.

Related posts