Kasus Transit Passo Tertutup

  • Whatsapp

AMBON ONLINE, AMBON––Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku diingatkan untuk tidak bermain mata dalam melaksanakan penegakan hukum atas kasus dugaan korupsi dana pembangunan Proyek Terminal Transit di Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon yang dibangun sejak 2007.

Pasalnya, kasus tersebt secara diam-diam telah ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku dan untuk proses penyelidikanya diketahui telah berjalan.
Sejumlah pihak-pihak yang terkait dengan pembangunan proyek tersebut oleh Kejati Maluku sebagaian besar telah dimintai keterangan. Namun, Kejati Maluku tidak pernah menyampikan hal tersebut kepada publik terkait penanganannya.

Read More

Padahal kasus tersebut telah diketahui luas oleh kalangan masyarakat setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon melakukan penyeledikan terlebih dahulu. Namun kini perkembangan kasusnya terkesan tertutup.
Sumber koran dilingkup Kejati Maluku, Rabu (19/4) kemarin menyebutkan, kalau kasus yang telah menghabiskan keuangan negara sebesar Rp 38 miliar itu dalam tahap penyelidikan dan pihak terkait sebagian besar sudah dimintai keterangan ditahap penyelidikan.

Related posts