DKPP Gelar Sidang Sengketa Pilkada

  • Whatsapp
SAHDAN FABANYO/AMEKS SIDANG SENGKETA PILKADA MTB Suasana sidang sengketa pelanggaran Pilkada Maluku Tenggara Barat (MTB), yang di adukan oleh pasangan calon, Dharma Oratmangun - Markus Faraknimella sementara berlangsung di ruang sidang Bawaslu Provinsi Maluku, Kamis (20/4).

Dalam persidangan, para pengadu mempermasalahkan jumlah atau kelebihan 2,5 persen surat suara dibeberapa Kecamatan SBB yang dalam proses rekapitulasi perhitungan suara, tidak sesuai dengan DPT yang tertuang dalam beberapa kecamatan tersebut. Kemudian permasalahkan tindakan KPU SBB yang meloloskan pasangan nomor urut 3 Yasin Payapo dan Timotius Akerina (YAKIN). Padahal bakal calon tidak boleh memiliki hutang saat mendaftarkan diri.

Selanjutnya sidang pelanggaran pilkada di Kabupaten Buru dilaporkan tim hukum pasangan Bakry Lumbessy dan Amirullah Madhani Hentihu (BARU) terkait permasalahan DPT. Sidang mendengarkan keberatan dan jawaban dari pihak pengadu dan teradu, dalam hal ini KPU Buru dan Panwaslu Buru.

Read More

Dalam keberataannya, pasangan calon BARU yang diwakili oleh Solihin Buton memaparkan, ada empat poin keberatan. Seluruhnya terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan penyelenggara pilkada dalam menetapkan DPT.
Diantaranya, berdasarkan SK pleno KPU bahwa total DPT di Kabupaten Buru sebanyak 94.688 jiwa. Padahal, setelah dilakukan perhitungan suara pada tanggal 22 Februari, ternyata jumlah DPT berdasarkan formulir DB1 KWK jumlah DPT hanya sebesar 94.128 jiwa.

Related posts