Aksi Damai Hari Buruh

  • Whatsapp
SAHDAN FABANYO/AMEKS DEMO Memperingati Hari Buruh Internasional puluhan pemuda Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI) lakukan aksi Damai di depan Gong Perdamian Dunia, Senin (1/5).

BANYAK PERUSAHAAN BELUM TERAPKAN UMK
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Ambon, Zeth Pormes menegaskan, sejauh ini pihaknya masih terus melakukan kunjungan atau on the spot ke sejumlah perusahaan bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Ambon dan stakeholder lainnya. Namun, dari informasi yang diterima, masih banyak perusahaan yang belum menerapkan Upah Minimum Kota (UMK) Ambon 2017. Padahal aturan ini telah sesuai SK Gubernur Maluku Nomor 545 tahun 2016.

Sehingga lewat hari Buruh Sedunia ini, pihaknya meminta seluruh perusahaan yang beroperasi di Kota Ambon untuk segera menyesuaikan hak-hak karyawan atau tenaga kerja untuk bisa diberlakukan pada Mei 2017 ini. “Sebagai wakil rakyat, kami mengucapkan selamat hari Buruh. Dan lewat hari Buruh ini, seluruh perusahaan bisa segera menyesuaikan UMK 2017 maupun mendaftarkan para karyawan atau pekerja ke BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan. Karena memang sampai saat ini, masih banyak perusahaan yang belum menerapkan aturan tersebut,” tandas Pormes.

Read More

Sekretaris Fraksi Golkar kota Ambon ini menilai, UMK yang telah ditetapkan lewat SK gubernur sebesar Rp 2,1 juta telah diberlakukan sejak 1 Januari 2017. Dan ini menjadi kewajiban perusahaan untuk bisa menyesuaikan UMK bagi seluruh tenaga kerja. “UMK 2017 yang ditetapkan itu Rp 2,1 juta. Dan menjadi kewajiban perusahaan untuk menyesuaikan. Dan dari laporan yang kita terima, sampai April 2017 ini masih banyak perusahaan yang belum terapkan UMK. Ini yang akan kita awasi. Dan jika dalam temuan kita masih menemukan hal ini, maka akan kita rekomendasikan untuk pencabutan izin usaha,” ingatnya.

Senada disampaikan anggota Komisi I DPRD Ambon, Riduan Hasan. Menurutnya banyak perusahaan bandel yang mempekerjakan karyawan atau tenaga kerja tanpa kontrak kerja. Sehingga jika terjadi kecelakaan kerja atau hal-hal lainnya, maka pekerja yang akan dirugikan. “Yang perlu diperhatikan itu adalah kontrak kerja. Karena sering perusahaan tidak miliki kontrak kerja saat mempekerjakan karyawannya. Dan jika terjadi kecelakaan kerja, maka pekerja yang dirugikan.

Related posts