Genjot Pariwisata Melalui TdM

  • Whatsapp
SAHDAN FABANYO/AMEKS PEMBUKAAN Peserta Balap sepeda Tour de Molucas memasuki arena finish Gong Perdamaian Dunia, Minggu (17/9).
SAHDAN FABANYO/AMEKS
PELEPASAN Mentri Kemaritiman RI Luhut Bansar Panjaitan, di dampingi Gubernur Maluku dengan rombongan melepas peserta loma balap sepeda Tour de Molucas, di tandai dengan memukul tifa, di kediaman Gubernur, Minggu (17/9).

Gubernur Maluku Said Assagaff mengatakan, pemerintah siap membangun dan mendorong peningkatan pariwisata di Maluku. “Sejumlah event pariwisata mulai kita lakukan terus. Festival Teluk Ambon baru kita laksanakan, kemudian TdM, ada lagi Festival Pesona Banda pada Oktober-November, kemudian ada Festival Meti Kei dan sejumlah kegiatan pariwisata yang akan kita lakukan,” kata dia menanggapi Menteri Luhut.

Assagaff mengaku, bersyukur Tour de Molvccas bisa dilaksanakan di Maluku. TdM juga menjadi ajang promosi pariwisata di Maluku, mengingat peserta TdM akan melintasi empat kabupaten/kota di Maluku. “Rakyat Maluku sangat gembira bapak menteri hadir dan membantu sehingga kegiatan TdM bisa berjalan dengan baik dan bisa dibuka ini. Peserta akan melintasi jalan sekitar 714,9 km. Dan semua jalan ini diperbaiki. 6 bulan yang lalu jalannya rusak. Tapi atas perintah Menko, sekarang ini jalan sudah diperbaiki,” bebernya.

Read More

Dikatakan, pelaksanaan TdM pada etape ke V, yakni dari Pantai Namalatu menuju Gong Perdamaian Dunia pada 22 September mendatang akan ada penutupan sejumlah ruas jalan yang ada di Kota Ambon selama beberapa jam. “Di etape V nanti, jalan akan kita tutup selama 4 jam mulai pukul 14.30 WIT hingga 18.30 WIT. Untuk itu, masyarakat harus bisa memaklumi hal ini. Event ini nantinya bisa mendatangkan devisa di kemudian hari kalau pariwisata sudah berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pariwisata Maluku, yang juga ketua panitia daerah Habibah Saimima mengatakan, TdM merupakan kegiatan balap sepeda internasional yang baru pertama kali dilaksanakan di Maluku. Kegiatan ini akan diikuti 14 tim dari dalam maupun luar negeri. “Ada 14 tim yang terdiri dari 9 tim internasional dari 5 tim nasional. Tim ini berasal dari 13 negara. Pembalap yang berpartisipasi dalam event ini sebanyak 70 orang ditambah dengan manejer dan masing-masing tim partisipan sebanyak 112 orang. Event ini dilaksanakan 18 – 22 September dengan 5 etape dan jarak tempuh 714,9 km,” jelas dia.

Dia merinci, 9 tim internasional itu berasal dari Australia, Brunai, Spanyol, Francis, Jerman, India, Italia, Jepang, Korea, Malaysia, Netherlands, Filipina serta Indonesia. “Sebelumnya ada 16 tim yang mendaftar, namun 2 tim mundur yakni tim balap dari Colombia dan Iran,” kata dia.

Saimima menambahkan, setelah pembukaan, para peserta maupun pihak-pihak yang berkaitan dengan kegiatan TdM segera bergeser ke Piru, Kabupaten Seram Bagain Barat (SBB). Mereka akan memulai balap etape I dari Piru menuju Masohi pada Senin (18/9).

Sebelumnya, Direktur Lalulintas Polda Maluku, Kombes Polisi Heri Tri Sasono mengatakan, untuk mengamankan pelaksanaan kegiatan TdM, Polda Maluku menyiapkan ribuan personil. Ribuan personil itu akan disebarkan diseluruh titik maupun jalur yang dilintasi oleh para perserta. “Ada sekitar 2.500 personil yang tersebar diseluruh etape. Ditambah dengan personil pawal dan pengamanan seluruh tempat-tempat yang akan disinggahi maupun dikunjungi peserta termasuk tempat tinggal peserta,” kata dia.

Untuk etape ke V, pihaknya akan menutup sebagain besar jalur yang ada di Kota Ambon saat pelaksanaan TdM. “Nanti pada 22 September itu, akan kita tutup Kota Ambon sekitar 3 hingga 4 jam. Makanya kita kerahkan seluruh kekuatan kita untuk melakukan pengamanan ini,” katanya. (AHA)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.